[ #MenikahBiayaSendiri Eps. 2] : Harus mulai darimana?




Kenapa aku menyusahkan diri menikah dengan biaya sendiri?

Simple, hidup kami terlalu keras dan rumit. Saking rumitnya, kami harus belajar membuatnya simple. Salah satu jalan keluarnya adalah dengan #MenikahBiayaSendiri. Hal ini sudah kami amini bertahun-tahun selama 7 tahun pacaran. Jika salah satu dari kalian akhirnya memutuskan hal yang sama dan akhirnya kebingungan " Darimana Memulai Perencanaan Menikah?" , hal itu pasti terjadi. Wajar.

Maka apa yang harus dilakukan dalam perencanaan pernikahan dengan #MenikahBiayaSendiri?
Apa saja yang harus dipersiapkan dan dipikirkan?

Cari Waktu

Cari waktu sendiri atau bersama pasangan. Aku pikir kalian haruslah cari waktu bersama pasangan terlebih dahulu. Kalian harus sepakat untuk #MenikahBiayaSendiri itu. Selain kalian yang akan "tergopoh-gopoh" membayar, kalian harus se-visi + misi tentang pestanya itu akan berjalan seperti apa.

Jika kalian sudah sepakat, akan mempermudah perjalanan kalian ke depan. Sisanya pasti kita inilah sebagai kaum wanita yang mencari printilan - referensi lainnya. Biasanya laki-laki terlalu malas memikirkan detail. Macam itulah.


Terinspirasi pernikahan Dr. Watson
Sherlock Holmes Scene on Dr. Watson & Mary Wedding

Aku begitu menyukai konsep pernikahan ini. Mantab kali aku rasa suasana kekerabatannya.
Aku melihat Holmes yang membacakan isi pikirannya tentang sahabatnya. Didengar oleh seluruh tamu yang mengundang gelak tawa, haru maupun kesal (pengen kujotospun dia). Sehingga tidak ada "gap" antara tamu 1 dengan yang lain. Aku berjanji akan menciptakan atmosfer ini. Inilah intimate wedding yang kumau itu.

Kami sepakat dengan hal ini. Kami hanya ingin pernikahan kami dihadiri oleh keluarga saja. Karena akan ada 4 marga yang dipersatukan. Maka kami mau fokus disini. Selain Babang memiliki introvert personality, pertimbangan lain, adanya ratusan undangan nanti hanya akan membuat kami tidak fokus dengan keluarga masing-masing. Kalau mau tahu lebih lanjut bisa jadi 1 blogpost tersendiri.

Kedua, aku ingin keluargaku dilayani dengan maksimal di meja mereka tanpa harus antri. Semua adalah tamu VIP bagiku. Akupun bukan yang suka menjadi "pajangan". Aku dan Babang setuju untuk mingle selama pesta berlangsung.


Dari hanya menemukan tema saja, ini seperti pintu yang mengantarkan pada "kerumitan" baru tapi selamat dulu kubilang karena kalian lolos di fase awal. Setelah mendapat tema, aku harus mencari beberapa konsep pernikahan yang aku dan Babang kehendaki.

Selain Google, aku merekomendasikan sekali kalian mencari banyak informasi di situs Pinterest. Ini yang membuat aku tidak sabar menikah. Ahahahaha~~~.
Bagaimana enggak, aku disuguhkan indahnya pesta rustic, garden, minimal, clean blablabla... party.

bagaimana+merencanakan+pernikahan+sendiri
Intimate Wedding Concept.

Simpan/pin beberapa konsep tersebut. Tidak salah jika kalian nantinya mencontoh atau silakan memodifikasi sesuai dengan kemampuan atau kreatifitas kalian. 


Budget

Nah ini yang akan menjadi "kekang" bagi keinginan kalian. #MenikahBiayaSendiri tentu akan menguras kantong sedalam-dalamnya. Kalian harus set goal budget. Tapi harus tetap ada budget cadangan untuk hal-hal yang tidak terduga sama sekali.

Babang khususnya sudah menabung sedari pertama dia bekerja. Luarbiasa memang keinginan hatinya jika dia sudah punya niat, kalau aku baru menabung akhir-akhir tahun ini. Puji Tuhan bisa menutupi bagian-bagian kecil. Karena aku sadar tidak bisa bertumpu hanya pada dia saja.

Dengan melihat referensi, kalian buat di excel untuk estimasi pengeluaran besar dulu/basic.Misalkan kalian memiliki budget 50 juta:

Venue + cathering | ( 20 juta - contoh)
Dekorasi (5 juta)
Gaun + Jas ( 5 juta )
Make Up bride dan keluarga besar ( 5 juta)
Sound System + Entertaiment ( 5 juta)

Total 45 juta. Wah keluar banyak, belum printilannya.
Jalan keluarnya adalah cari referensi lain atau kurangi kualitas. Ada harga ada rupa memang. Bisa juga meminta tolong teman yang bisa nyanyi atau biasa manggung agar harga lebih miring. Atau menyewa gaun ketibang menjahit. Bisa juga mencari yang paket-paket pernikahan. Kan banyak tuh harga bundling.

Untuk kasusku, aku mencarinya satuan, mana yang menurut ku sreg sesuai yang aku mau. Karena aku maunya "banyak" dan maunya "murah" tapi menghasilkan pesta yang "Wah". Hahaha, namanya juga dream wedding. Dan beberapa keluar dari budget ku hanya masih dalam batas toleransi. "Habis gimana, masa enggak jadi ya kan"

Biasanya ada ribut-ribut masalah "Dana". Salah satu enggak setuju. Nah, banyak banyak berdoa agak sabar dan diberikan hikmat. Entah tiba-tiba yang satu bisa sabar, yang satu bisa ambil keputusan bijaksana atau ada penolong. Karena biasanya kelelahan bisa jadi faktor bersitegang juga. Malah-malah kepikiran untuk batal. Erghhh~~

Tips: Konsultasikan mana rekening yang akan dipakai untuk kebutuhan transfer. Dan jika bisa untuk printilan jangan diberikan ke pihak pria. Hanya akan menguras waktu dan pikiran dia.
Gunakan buku untuk pengeluaran yang pasti nilainya /sudah kalian bayarakan.


Membuat daftar kebutuhan

bagaimana+merencanakan+pernikahan+sendiri
Dari tema yang dipilih, mulai lah membuat daftar keperluan

Sediakan 1 buah buku (walaupun kuno tapi cara ini efektif untuk melihat progress kalian). Disini kalian harus menuliskan hal-hal apa saja yang wajib "dipesan" dengan estimasi dana yang keluar Disini aku membaginya ke dalam:
  • Pengeluaran Besar
  • Pengeluaran Printilan
  • Pengeluaran Administrasi
  • Progress (To Do List)

Disini kami "tonjok-tonjokan" dengan waktu. Jadi kami harus merancang timetable agar bijaksana mengatur waktu. Ditambah kami bekerja dua-duanya. Double strees, double energy, double drama! (siapkan obat, inang!)


Sewa WO atau Sendiri

Percayalah kalian membutuhkan jasa WO!
Walaupun membayar WO hanya akan menambah pengeluaran namun sangat efektif mencegah "kerunyaman" di sela-sela perjalanan kalian.  Pihak ketiga ini adalah "kusir" yang akan mengarahkan, mengingatkan, mengatur pasangan yang notabene sibuk bekerja.

Need To Know: Ini berlaku jika kalian tidak ingin "melibatkan" orang tua/saudara. Aku menghindari campur tangan mereka, karena aku tidak mau "kerepotan" dengan ide-ide mereka. Aku hanya ada waktu 4 bulan saja. Dan kurasa konsep pernikahan ini masing "asing". Jadi aku menghindari drama Korea!

bagaimana+merencanakan+pernikahan+sendiri
Wajib banget memiliki wedding organizer

Mau hemat? Carilah teman yang memiliki jasa WO atau cari WO yang sesuai dengan budget kalian. Jangan lupa, untuk menekan budget juga, lakukan apa yang bisa kalian lakukan sendiri tanpa melibatkan WO. Lagi-lagi untuk menghemat budget.


Mencari Venue dan Tanggal Pernikahan.

Ini 2 hal keramat. Jika ini 2 hal dapat, maka ibarat obat pencahar, semuanya akan lancar. Aku menggunakan situs Bridestory dan Weddingku di sela waktu bekerja. Untuk mencari kisaran harga dari list-list yang kubutuhkan, dan layout venue maupun dekorasi.

Venue yang cocok untuk kegiatanku adalah Restoran. Karna jika kalian aku ingin memilih set menu (bukan prasmanan) maka lebih cocok restoran.

Tips: Setelah ku dapat mana-mana saja venue  yang sesuai kriteria, aku coba set di Google Map jarak dari 1 venue ke venue lain dan berdiskusi mana yang lebih dahulu kami datangi. Agar waktu pencarian lebif efektif.

Untuk melancarkan niatku, maka kami mencari hari libur berdua. Terpilihlah saat libur lebaran. Aku dan Babang mendapat jatah cuti agak panjang. Bayangkan, dalam 1 hari bisa kami datangi 5 venue sekaligus. Hebat, ya? ahahaha

Berikut beberapa pilihan tempat/Restoran yang dapat dibuat sebagai venue pernikahan/Intimate Wedding :


bagaimana+merencanakan+pernikahan+sendiri
Pilihan Tempat Menikah di Jakarta untuk Pesta Berkonsep Intimate ...


Blue Jasmine Restaurant | Bunga Rampai | Gastromaquia | Wyl's Kitchen | Kembang Goela | Villa Azilla | Seribu Rasa | Cassis Kitchen

Kecuali Villa Azilla, aku memilih ini karena temanku melangsungkan pernikahan disana dan Bah! mantab kulihat. Tapi aku berubah pikiran. Aku dan Babang setuju ambil indoor saja. Takut-takut hujan (dan Tuhan itu baik sekali, Eps. selanjutnya kuceritakan keajaiban Tuhan itu, ya)

Apa yang kupertimbangkan saat memilih Tempat Menikah di Jakarta untuk Pesta Berkonsep Intimate? Berikut tips nya:

  • Terdapat set menu yang masuk Budget kami.
  • Dekorasi resturant yang elegant and classy (ini penting untuk meminimalisir Budget Dekorasi, lho)
  • Tempatnya private
  • Dapat dipakai pemberkatan + resepsi
  • Tidak terlalu jauh
  • Mampu menampung tamu kami yang sekitar 50 pax

Dan pilihan kami jatuh kepada:
bagaimana+merencanakan+pernikahan+sendiri
Kembang Goela Resturant

Sebenarnya pilihan ini agak keluar dari budget dan emosi sesaat. Cuman setelah kupikir-pikir masih batas wajar. Hal ini terjadi karena faktor "kondisi" yang sudah kutuliskan di [ #MenikahBiayaSendiri Eps. 1] lalu, dimana aku harus SEGERA ambil keputusan daripada tidak jadi lagi.

Kembang Goela memiliki lokasi yang tidak terlalu jauh, ada ruangan yang bisa kami miliki hanya untuk acara kami (tertutup dari orang). Property memiliki dekorasi yang paten, sehingga hanya perlu sedikit didekorasi, pelayanannya OK. 

Bunga Rampai - ruangan yang kami kehendaki di lantai atas (dengan kaca) hanya mampu menampung sedikit - harga lebih mahal per set menu
Cassis Kitchen - Terlalu mahal set menu yang diberikan dan ruangan nya juga tidak terlalu besar
Gastromaquia - Big mistake, ini cafe kecil. hahhhaa bodoh kali aku ya
Blue Jasmine & Wyl Kitchen - tidak memiliki set menu. 


________________Sekian________________


Maka "terbelilah" tanggal -4 November 2018.
Apa lagi yang perlu kupersiapkan?
Kebodohan apa yang perlu kalian hindari?
Tunggu tulisanku yang selanjutnyalah, ya.
Kalau mau bertanya, plis jangan yang susah-susah.
Malas kali awak disuruh berfikir :/

Sampai jumpa lagi!




Tulisan ini bersifat OPINI, PENDAPAT, PENGALAMAN PRIBADI, Bisa/Tidaknya dijadikan REFERENSI tergantung PENILAIAN INDIVIDU masing-masing, Bijaklah dalam menilai sesuatu. Postingan: "-[ #MenikahBiayaSendiri Eps. 2] : Harus mulai darimana?- " adalah MILIK BULEIPOTAN.COM. Hindari tindakan Plagiarism! Tulisan ini dilindungi oleh CopyScape. Jika MENGUTIP TULISAN/GAMBAR,  MOHON DILAMPIRKAN BULEIPOTAN.COM (´▽`)-c<‾_‾).  "

0 Commentar:

Post a Comment

Centang Kolom Notify Me, Kamu akan mengetahui Komen Balasan Bule.
Komen Jangan Spamming dan Taruh Link Jualan.
That's The Rules!